Showing posts with label Sutera Manja. Show all posts
Showing posts with label Sutera Manja. Show all posts
Thursday, 17 November 2011
Aku dan dia......
Aku dan dia......
Nyatanya bukan kamu dan mereka
Kita terlalu jauh berbeda
Nyayian kita tidak sama rentaknya
Tarian kita tidak serupa lenggoknya
Itu lah kenyataan yang ada
Aku dan dia......
Kami ciptakan dunia kami
Tidak pernah mengharap simpati
Bangga jua tidak beraja dihati
Namun kami terlalu pasti akan realiti
Kami punya senandung lagu yang tersendiri
Sejalur senja....
Sejalur senja......
Kususuri dalam pasrah yang pasti
Menghitung detik yang berlari
Mencari erti dalam erti
Mengupas rahsia sekeping hati
Sejalur senja......
Entah dimana noktah hentinya
Bertamu tanpa dipinta
Menghiasi setiap ruang rasa
Mencipta simponi tak bernama
Namun wujudnya terlalu nyata
Wednesday, 9 November 2011
Jika Ramadhan...
Jika Ramadhan...
Kita berada jauh diperantauan
Jauh dari keluarga tersayang
Kita tinggalkan dalam erti pengorbanan
Bertaut dalam yakin atas kesyukuran
Aidil Adha...
Kali ini kita tak dapat bersama
Terpisah jauh dari pandangan mata
Betapa sayu berterusan menguris rasa
Rindu terlalu rakus datang bermanja
Manik-manik beningku gugur tanpa kata-kata
Tuesday, 1 November 2011
Disuatu ketika - by ~ Sutera Manja
Disuatu ketika dalam kesedaran yang kosong kita terlupa betapa bernilainya apa yang kita ada... terkadang kehadirannya langsung tidak kita sedari... namun setelah ia berlalu pergi baru kita mengerti betapa kita dihitung dengan selautan erti rugi....
Sunday, 30 October 2011
Antara sayang dan cinta - by ~ Sutera Manja
Antara sayang dan cinta...
Sering tersungkur dalam mencari
Erti pasti acapkali menyepi
Persoalan terus-terusan memanah hati
Namun harapan terus didaki
Impian terus menari tanpa henti
Sering tersungkur dalam mencari
Erti pasti acapkali menyepi
Persoalan terus-terusan memanah hati
Namun harapan terus didaki
Impian terus menari tanpa henti
Saturday, 29 October 2011
Sesekali dalam memikir...- by (Sutera Manja)
Sesekali dalam memikir...
Kutertanya pada diri
Dimanakah silap aku ini:
Apakah bicaraku terlalu sepi
Apakah tingkahku tidak bertari
Atau mungkinkah sudah hilang irama puisi
Namun yang terlalu pasti
Aku akan terus berdiri di sudut ini
Berselimutkan erti yang pasti
Dikenyataan cinta yang sejati
Subscribe to:
Posts (Atom)