Showing posts with label Eytắ Zeytắ. Show all posts
Showing posts with label Eytắ Zeytắ. Show all posts

Thursday, 22 December 2011

~♥Ibu Bidadariku♥~

Rembulan diolah cemara tua
Deras cahayanya menghanyut bayang-bayang rindu
melayang terbang jauh
teratak gurindam purnama

Dikala resah kian mendesah
mengalau jiwaku
bidadariku ada di sana
Disaat aku terluka
tercabik teguh hatiku
bidadariku ada di sana

tika lelah semangatku patah
terhenti dek kerikil-kerikil tajam
hingga aku memilih jeda
bidadariku tetap di sana
memberi cahaya untuk tetap bertahan
meski belukar beronak duri diredahi

Ibu....
kau bilas kesedihanku, kehampaanku dan kelukaanku
insan yang memberi selautan kasih
kalimatmu laksana embun mencurah di padang gersang nuraniku
memberi setitik sinar dalam kekalutan
kau labuhkan hatimu demiku
dengan tulus menabur bakti

kusandarkan diriku ke bahumu
hingga terasa kelembutan menusuk ke dinding-dinding kalbuku
meluluhkan kelelahan di bahu dunia
tenang hanyut dibuai surga duniawi

Ibu...
sutera kasihmu kekuatan bagiku
pelukkanmu luluhkan rapuhku
menatih hari penuh liku
yang x pernah layu

kau bidadariku.....

Sunday, 11 December 2011

~Anugerah~

Nikmatilah, rasailah, lihatlah sungai tua mengalir bahagia
ditemani dendangan angin mendesir
dendangan dari alam yang kaya
warisan tiada terperi indahnya

kocakkan sungai...
hidupan segar menari-nari
pepohonan cemara..
ungas gemersik bebas menyanyi
seisi alam anugerah bertuah
syukur luhur dari Ilahi

bumi indah berpayung lelangit tulen
turut jua dihiasi pelangi kekadang mengerling
berdakap damai seakrab mungkin
warisan yang sungguh bertuah
tak terperi nikmatnya
biarpun hanya seketika cuma

Thursday, 8 December 2011

~Terhambat Suasa Duka~

Tersenyum sendiri apalah lagi
bagai mencari inti berduri
yang tak kunjung peri seksa sealam tari
mencari pelangi yang hitam tak seri
mengharapkan cantuman hati dan budi

ku pegang kuntuman lesu lesi
hasil mahsul yang basi
yang satu ketika berdua berdiri
di alam bayang tak lagi sepi
tapi nyatanya kelam duka menanti

menyembur kata bukan tak sayang
sembunyi wajah bukan tak rindu
lama tak jumpa tak putus rasa
di angin lalu ku alun kasih
menyendiri rasa..

..terhambat suasa duka

Wednesday, 7 December 2011

~Aku Ingin Cinta Sederhana~

Di saat ini,
Embun yang menetes dari celah-celah pelangi pagi
tatkala suria senyum sipu menyapa kabut pagi
... dengan hangatnya yang kian malar
tika itu tersentak dan mulai sedar untuk mengingatmu
t'panah dengan busur parasmu yang selalu dihaiasi lekukan senyum
igau senyum yang selalu iringi pusar tawa bahagia

Disaat aku melangkah
menapaki kaki menyusuri guling jejakmu
jejak karma langkahmu

Kamu selalu melunturkan semua ego dan amarahku
menyemai padang gersangku dengan hamparan rerumput baldu keimanan
menjadi oasis di kacip jiwa gurun pepasir

Saat ini hanya dikau yang telah menetapkan hatiku
Kerna aku ingin pepohon cinta sederhana mu
menyinari hati dan bara jiwa Adam

~LAYAR-LAYAR KEHIDUPAN~

hari demi hari pemandangan yang sama yang kulihat
dikelilingi sehampar lautan
berbumbungkan langit Kelabu
... bersaksikan ombak yang sentiasa menggulung
penatkah aku menyaksikan semua ini?
jenuhkah aku memikirkan akan nasib kehidupanku?

walau berkali-kali badai datang melanda
walau acapkali lautan seakan memusuhiku
walau seringkali aku seperti ingin karam
pelayaran ini tetap kuteruskan
kerna terpasak keyakinan di ruang paling dalam
terpasak semangat untuk terus berjuang..

moga suatu hari
aku kan bertemu dengan pelabuhan abadi
atau mungkinkah aku kan karam di lautan sepi
harapanku moga dikuatkan imanku
menghadapi hari mendatang
menongkah gelombang badai tiada jemu