Showing posts with label Selendang Hitam. Show all posts
Showing posts with label Selendang Hitam. Show all posts

Monday, 4 March 2013

" Demi Negara "


‎" Demi Negara "

~ Di bawah negeri naungan bayu
kami bertempur
percikan-percikan peluru
... bagai hujan mengusir bayu
mengundang taufan lalu
ada darah yang mengalir
di padang tempur
akan kami akhiri
hingga ke titisan darah yang terakhir
dan kepadaMu kami sujud
dalam getir.~

~ Rusie ~
05.03.13
" Demi Negara "
 
~ Di bawah negeri naungan bayu
 kami bertempur
 percikan-percikan peluru
 bagai hujan mengusir bayu
 mengundang taufan lalu
 ada darah yang mengalir
 di padang tempur 
akan kami akhiri
 hingga ke titisan darah yang terakhir
 dan kepadaMu kami sujud
 dalam getir.~
 
~ Rusie ~
 05.03.13

" Malam Ngeri Perwira Ibu Pertiwi"


‎" Malam Ngeri Perwira Ibu Pertiwi"

~ Saat kita dibuai mimpi
perwira-perwira pertiwi
bersekang mata
... bertongkat di hujung senapang
mengawasi para petualang
jiwa mereka
tidak setenang ombak
di sisi pantai
tidak setenang nyiur
yang berhenti melambai
dan malam
adalah malam-malam ngeri dilalui
sementara menanti esok pagi
yang belum pasti.~

~ Rusie ~
04.03.13
" Malam Ngeri Perwira Ibu Pertiwi"

~ Saat kita dibuai mimpi
perwira-perwira pertiwi
bersekang mata
bertongkat di hujung senapang
mengawasi para petualang
jiwa mereka
tidak setenang ombak
di sisi pantai
tidak setenang nyiur
yang berhenti melambai
dan malam
adalah malam-malam ngeri dilalui
sementara menanti esok pagi
yang belum pasti.~

~ Rusie ~
04.03.13

" IKRAR PERWIRA


‎" IKRAR PERWIRA

Kamilah perwira negara
kami tidak kecut
kami tidak gentar
... untuk melangkah
demi satu perjuangan.

Demi tanah air tercinta
kami rela terkorban
dengan darah tersimbah
walau parah.

Usah menangis
usah merintih
jika kepulangan ini
bersama pengorbanan
kami telah bersumpah
akan sedia dihadapan
walau diri terpaksa dikorban
demi satu kedaulatan!.

~ Rusie ~
04.03.13
See More
" IKRAR PERWIRA 

Kamilah perwira negara
 kami tidak kecut
 kami tidak gentar
 untuk melangkah
 demi satu perjuangan.
 
walau pergi kami
 akan kembali sebagai kami
 atau kembali disambut
 sebagai jasad yang kaku.
 
Demi tanah air tercinta
 kami rela terkorban 
dengan darah tersimbah
 walau parah.

 Usah menangis
 usah merintih
 jika kepulangan ini
 bersama pengorbanan
 kami telah bersumpah
 akan sedia dihadapan
 walau diri terpaksa dikorban
 demi satu kedaulatan!.
 
~ Rusie ~
 04.03.13
 
 

Saturday, 2 March 2013

" Bersamaku Di Rimba Tenang "

‎" Bersamaku Di Rimba Tenang "

~ Marilah bersamaku kanda
bertapak di rimba tenang
kita usir kerisauan kota
kita lepaskan penat
pada hijau melambai
didamai air mengalir
kita basahkan diri
pada embun malam dan pagi
bersama kicau camar berseloka
hingga ke hujung usia
dengan semaian cinta!~

~ Rusie ~
28.02.13
" Bersamaku Di Rimba Tenang "
 
~ Marilah bersamaku kanda
 bertapak di rimba tenang
 kita usir kerisauan kota
 kita lepaskan penat 
pada hijau melambai
 didamai air mengalir
 kita basahkan diri 
pada embun malam dan pagi
 bersama kicau camar berseloka
 hingga ke hujung usia 
dengan semaian cinta!~
 
~ Rusie ~
 28.02.13

" Mawar Merah "

‎" Mawar Merah "

~ Mawar merah
mekar kembang terahsia
terikat di ranting jiwa
harum menikam kalbu
sang kumbang pujangga
dipuja-puja tanpa cela
sewaktu ranum di taman cinta.~

~ Rusie ~
28.02.13

~ Raikan Malam Cinta

Photo

" Harga Sebuah Rasa "

‎" Harga Sebuah Rasa "

~ Bertatahkan butir hujan
satu wajah,
berselimut deru dingin
menghimpun gumpalan rahsia
dari harga sebuah rasa
dalam kotak jiwa.

Gegaran langit hati
menyedarkan diri
dalam buta ada cahaya
dalam celik ada kabur
antara keliru dan nafsu.~

~ Rusie ~
27.02.13
" Harga Sebuah Rasa "

~ Bertatahkan butir hujan
satu wajah,
berselimut deru dingin
menghimpun gumpalan rahsia
dari harga sebuah rasa
dalam kotak jiwa.

Gegaran langit hati
menyedarkan diri
dalam buta ada cahaya
dalam celik ada kabur
antara keliru dan nafsu.~

~ Rusie ~
27.02.13

" Gelora "

‎" Gelora "

~ Masa terlantar
dalam bius gelora
menyuntik malar yang meracun
terbaring dalam jerit ombak
tidak berpenghujung.

Dan aku,
gelora jiwaku
memamah rasa
hati silu ngilu
duduk berjeda di tanjung
dalam angan
dan rindu yang kosong.~

~ Rusie ~
27.02.13
" Gelora "

~ Masa terlantar
dalam bius gelora
menyuntik malar yang meracun
terbaring dalam jerit ombak
tidak berpenghujung.

Dan aku,
gelora jiwaku
memamah rasa
hati silu ngilu
duduk berjeda di tanjung
dalam angan
dan rindu yang kosong.~

~ Rusie ~
27.02.13

" Selingkar Mendung "

‎" Selingkar Mendung "

~ Selingkar mendung
membawa redup
jauh ke sudut hidup
memikul sengsara
dalam lara yang jauh
merangkul takdir
berpeluk pada hakikat
yang telah tersurat.~

~ Rusie ~
27.02.13
" Selingkar Mendung "
 
~ Selingkar mendung
 membawa redup
 jauh ke sudut hidup
 memikul sengsara
 dalam lara yang jauh
 merangkul takdir
 berpeluk pada hakikat
 yang telah tersurat.~
 
~ Rusie ~
 27.02.13

Tuesday, 26 February 2013

" Seribu Sesal "


‎" Seribu Sesal "

~ Tidak terhitung
seribu sesal yang terhimpun
di kamar perasaan
... terkurung dalam sebak membuak
tidak terluah
dalam kesendirian yang parah.~

~ Rusie ~
26.02.13
" Seribu Sesal "

~ Tidak terhitung
seribu sesal yang terhimpun
di kamar perasaan
terkurung dalam sebak membuak
tidak terluah
dalam kesendirian yang parah.~

~ Rusie ~
26.02.13
Prince Nebula sejuta sesal
yang baru kuhitung
belum berlayar ke sudut tanjung
kerna saat rinduku deras mendayung,
kasihku terus membumbung
menjadi cinta yg agung..

" Jangan Datangi Aku "


‎" Jangan Datangi Aku "

~ Jangan datangi aku
yang sedang berperang
dengan dua bayangan
... masih tidak terasing
dalam keasingan
wujudnya wujud aku
hilangnya hilang aku
dan engkau tidak pernah tau
tentang rasaku yang di paku
terkurung bisu.~

~ Rusie ~
26.02.13
See More
Tisna Barbatully melihat menatap memandang
mengartikan semua terkiaskan
dipandang mata bagai bermakna
satu jalan satunya bayang-bayang
.
Prince Nebula aku akan datangimu
bersama wanginya kuntum-kuntum rindu
meletakkan kasih di suak rambutmu
walau,
pada keasingan engkau & aku

tetap tertancap rumpun
di perdu jantung
 

" Menanti Fajar "


‎" Menanti Fajar "

~ Desah redup
menyelubung rasa
menghitung detik hadir dan pergi
... dalam sunyi bersendiri
menanti fajar menyinsing lagi
untuk membuka pintu-pintu cahaya
menuju ke gemilangan tersedia
dan menutup ruang-ruang
serta liku-liku duka yang susah
kerana tekad ini
hanya untuk bertabah.~

~ Rusie ~
26.02.13
" Menanti Fajar "
 
~ Desah redup
 menyelubung rasa
 menghitung detik hadir dan pergi
 dalam sunyi bersendiri
 menanti fajar menyinsing lagi
 untuk membuka pintu-pintu cahaya 
menuju ke gemilangan tersedia
dan menutup ruang-ruang 
serta liku-liku duka yang susah
kerana tekad ini 
hanya untuk bertabah.~
 
~ Rusie ~
 26.02.13

Monday, 25 February 2013

" Sendu Di Hati "


‎" Sendu Di Hati "

~ Kuratap sendu di hati
yang menghiris sisa-sisa naluri
berbaki kenang di petak-petak jiwa
... tersusun bilangan luka
dan tundukku bukan bisu
cuma memendam perit
yang kau tinggalkan
sebagai lukisan kenangan
tertulis rindu, cinta dan hampa
bertintakan darah luka.~

~ Rusie ~
25.02.13
" Sendu Di Hati "

 ~ Kuratap sendu di hati
 yang menghiris sisa-sisa naluri
 berbaki kenang di petak-petak jiwa
 tersusun bilangan luka
 dan tundukku bukan bisu
 cuma memendam perit
 yang kau tinggalkan 
sebagai lukisan kenangan
 tertulis rindu, cinta dan hampa 
bertintakan darah luka.~

 ~ Rusie ~
 25.02.13

Abjad Jiwa


Wednesday, 20 February 2013

" Pantun Mohon Beradu "


‎" Pantun Mohon Beradu "

~ Di kamar sepi peraduan daku
Tempat berehat bila malam tiba
Mohon diri lena dahulu
... Insyaallah sihat esok ketemu pula.~

Zzzzzz...

~ Rusie ~
21.02.13
" Pantun Mohon Beradu "

~ Di kamar sepi peraduan daku
Tempat berehat bila malam tiba
Mohon diri lena dahulu
Insyaallah sihat esok ketemu pula.~

Zzzzzz...

~ Rusie ~
21.02.13

" Pantun Terkenang "


‎" Pantun Terkenang "

~ Ibu Qasih memakan pauh
Biji dibuang ke atas meja
Sayang kekasih berada jauh
... Bila terkenang kubuka jendela.~

~ Rusie ~
21.02.13

" Pantun Merindu "


‎" Pantun Merindu "

~ Cengkerik berlagu di pohon ara
katak pula memanggil hujan
Hati merindu jiwa melara
... Diri meronta memanggil tuan.~

~ Rusie ~
20.02.13
" Pantun Merindu "

~ Cengkerik berlagu di pohon ara
katak pula memanggil hujan
Hati merindu jiwa melara
Diri meronta memanggil tuan.~

~ Rusie ~
20.02.13

" Pantun Kecewa "


‎" Pantun Kecewa "

~ Malam bulan di pagar bintang
Pungguk berlagu di ranting sepi
Kerana tuan pertimbangan kuhilang
... Sedih jiwaku tiada dipeduli.~

~ Rusie ~
20.02.13
" Pantun Kecewa "

~ Malam bulan di pagar bintang
Pungguk berlagu di ranting sepi
Kerana tuan pertimbangan kuhilang
Sedih jiwaku tiada dipeduli.~

~ Rusie ~
20.02.13