Showing posts with label Sìpújåñggâ Hãtï. Show all posts
Showing posts with label Sìpújåñggâ Hãtï. Show all posts
Thursday, 17 November 2011
♥~kau untukku~♥
sayangku...
izinkan aku meluahkan rasa
biarpun sukar untukku berbicara
namun ingin jua aku sampaikan
kerna kuingin kau tahu ertinya
segala kasih pengorbanan cintaku
disetiap detik waktu yang berlalu
tiada lainnya hanyalah untukmu
kerna seluruh hati dan perasaanku
telah ku serahkan kepadamu
untuk kau rawati luka waktu dulu
dengan belaian kasih sayangmu
untuk kau semaikan taman hatiku
dengan benih-benih cinta hatimu
untuk kau layari bahtera bersamaku
dengan layaran impian bersama
pada haluan kebahagiaan diingini
didayungi oleh janji yang terpatri
utuh teguh dengan ikatan suci
hanya menantikan hadir tiba detiknya
dan bersatulah impian harapan kita
anganan pastinya menjadi nyata
dengarkanlah oh sayangku
luahan hatiku hanya untukmu
ku pinta moga dapat kau merasa
betapa agungnya cinta hatiku
tanpa pernah kau menyesalinya
tanpa ada keraguan dari hatimu
dengan kepercayaan pada rinduku
jua ketulusan penuh keikhlasan dariku
yang mencintaimu keakhir hayatku..
~siapa aku..padamu~...
hadirnya aku dalam hidupmu..
dan hadirnya kau dalam hidupku..
umpama sinar mentari yang menyinari alam..
di pagi nan indah..
terbit dengan cahaya..
memberi sinar baru dalam kehidupan..
namun..
umpana malam tanpa rembulan..
sepi tanpa cahaya..
aku ibarat hiasan dalam duniamu...
dimanja mesra tika kau kesepian..
dibiarkan tika kau bahagia...
siapa aku?
adakah sekadar hiasan bagimu..
atau sekadar mainan jiwamu..
haruskah aku?
terus begini bersamamu..
atau aku..
perlu berlari pergi..
melupakan sinar yang ku harapkan..
semakin aku mencuba..
semakin aku merasai..
betapa sukarnya untuk aku..
mendapatkan sinar itu..
menjadi milikku yang sebenar..
bukan hanya sekadar harapan..
tapi..
aku tidak berdaya..
kerna ia bukanlah untukku..
aku ibarat cermin..
yang membiaskan sinar itu..
untuk menyinari kebahagiaan insan lain..
LAGUKU UNTUKMU ~doaku untukmu~..
dulu pernah engkau berjanji
kan kau setia pada cintamu ini
dan aku jua pun menuruti
kerna impianku cinta kan abadi....
namun hanya seketika indahnya
tak berkesempatan ku merasai
bagaimana cinta yang sejati
hanya kedukaan yang ku alami....
kau pergi untuk dirinya
meninggalkan ku dalam kesamaran
tanpa pernah ku menduga
begitu akhirnya cinta kita....
oh..kasih..
inginku katakan padamu
betapa pedihnya luka hatiku
tak berdaya ku menahan
luka cinta yang tak berkesudahan...
doaku agar kau bahagia
bersamanya insan kau cinta
moga teguh istana bahagia
yang kini telah kau bina...
Tanpa melihat wajahmu
Tanpa melihat wajahmu
Tanpa mengenali dirimu
Hanya mendengar suaramu
Membuat hatiku terpaut
Membuat aku terpikat padamu
Engkau
Yang pertama
Memikat hatiku
Berikan aku cahaya
Menyinari hidupku
Mengharumkan taman hatiku
Engkau
Berikan aku kasih dan sayang
Berikan aku sinar harapan
Berikan aku cinta dan rindu
Engkau
Yang aku cinta
Yang aku rindu
Yang aku sayangi
Yang aku hargai
Hadirnya engkau dalam hidupku
Memberikan aku semangat
Memberikan aku kekuatan
Memberikan aku kebahagiaan
Dan engkau
Mengajar aku erti kehidupan
Mengajar aku erti kasih sayang
Mengajar aku erti cinta
~TERIMA KASIH SAYANGKU~
semalam....
terkapai-kapai aku sendirian
lemas dalam lautan airmata
dari kedukaan kisah kelmarin
terjadi tanpa penah ku duga
berolak mulanya hanya titisan
menjadi gelombang dan gelora
menghempas deras pada tepian
hanyut diriku dibawa arus duka
arah tujuan tanpa layar haluan
diperolokkan bicara palsu janjinya
hari ini....
digapai tanganku tika ku terkapai
merawati calar-calar kelukaan ku
membaluti gurisan duka hati ini
lekas menutupi garis luka baru
membawa ku pada kasih suci
mengemudi arah haluan hidupku
melayarkan bahtera cinta abadi
membentengi gelora kedukaan ku
agar dapat ku terus lalui hidup ini
tanpa ada rintihan bicara pilu
hanya riang gurauan mengiringi
kan bisa menutupi sejarah dulu
menyingkirkan duka membayangi
tiap langkah hidupku yang baru
padamu sayangku....
ku ucapkan sejujurnya padamu sayangku
TERIMA KASIH yang tiada terhingga
ku sanjungi kemuliaan niat sucimu
ku hargaimu pada tiap tutur bicara
semangat dorongan tiada pernah jemu
masa suka ku tanpa ada duka
Antara nyata dan dusta...
antara nyata dan dusta...
berbeda suratannya suatu makna
namun terikat antaranya kerna dua
tiada nyata tiada lah jua dusta
perasaan kita tiada pernah menduga
dikaburi suatu keindahan sementara
alpa dimana akhirnya kehidupan kita
yakin dirasa bagaikan hidup selamanya
nyata..
pada luahan bicara merayu damba
pada janji dipatri seteguh tembaga
belaian mesra mengulit perasaan
pandangan mata melihat keindahan
layangan khayalan menutupi benarnya
dusta..
tiada kepastian pada luahan bicara
rayuan kasih cuma pada naluri hatinya
belaian manja mengharapkan fitrahnya
pandangan suci tertutup bagaikan buta
khayalan beraja mengangankan bahgia
mana paksinya..
kejujuran menyintai sebenarnya
ketulusan menyampaikan kasih
keikhlasan menerima seadanya
paksi cinta tertulis sekian lama
namun alpa kerna keindahan dunia
khilafnya hati..
menyintai tanpa menyedari
kebenaran diakhirnya kisah cinta
adanya bahagia atau luka kecewa
di akal rasa hanyalah satu dijiwa
cinta terbina kan kekal bahgia akhirnya
tapi alpa ketentuan Ilahi masih ada
~tenangkan hatimu..damaikan jiwamu..duga khilaf dukamu....
Tercipta rasa tanpa diduga
tercipta rasa tanpa diduga
terbina cinta tanpa dipinta
kadang mengikut rasa dijiwa
kadang mengikut kata mesranya
bila bahgia kian menjelma
mula terbitnya suatu sengketa
kadang kerna jarak waktu bersua
kadang kerna jarak dunia memisahnya
satu menduga bagaimana cinta
satu merasa tiada bertahan ia
kadang mencari khilafnya kita
kadang ditemui pemisahnya kita
setia menanti berharap padanya
inginkan bahgia bagai dipadu bersama
namun bayangan sengketa menjelma
tiada setianya menongkah arus cinta
Cintaku..
cintaku..
berlalu masa tanpa kita menyedari
berbagai kenangan mencipta memori
antara terindah bersulam duka sepi
segalan menjadi suatu penawar hati
kadang kekal utuh bersama melalui
kadang terpisah ditinggalkan pergi
cintaku..
biar jauh rentasan membelah dunia
masih kita berdiri pada pelantar sama
dihati punyai segalanya yang dipinta
berpegang paduan janji tiada alpa
demi suatu harapan perasaan sama
menggapai bahgia walau sukarnya ia
cintaku..
terhenti detik ceria bukanlah selamanya
kan kembali setelah terpadam gundah lara
biarpun kelam seketika bahgia yang dicita
tetap bersinar jua pada ketulusan jiwa
menyintai antara kita tiada noktahnya
bakal terbit mentari bahgia sempurna
cintaku..
waktu berlalu bagaikan memisah kita
terasing sepi kerna resamnya dunia
namun adanya tautan belaian mesra
terasa waktu itu berlalu sesaat cuma
berpanjangan detik bahgia gerbang cinta
tanda rahmat memayungi ikatan kita
Salam bahgia..
salam bahgia..
hadir mentari hari ini
bertambah nafasku melayari hari
helaan ku sulamkan kerinduan
teristimewa buatmu kesayanganku
doa bahgia..
semalam berlalu penuh bermakna
mencipta yang terindah kita bersama
menjalar kasih leretan utuh selamanya
dua jiwa antara cinta kita berpadu
syukuri bahgia..
titipan sempurna suatu keindahan
jangan terasing syukur kerna kealpaan
teraskan layaran menyatu kita bersama
pada keredhaan luhur keberkatan Dari-Nya
Penantian mu..
penantian mu..
walau masih jauh tibanya
terasa olehmu kini nyatanya
kau sedari apakah disebaliknya
tanpa menanti tiba detiknya
itu ku ingini..
mahu ku agar kau sedari
segalanya telah terluah sepi
waktu dulu tiada ertinya lagi
bayangan bagaikan mimpi
antara kita..
tiada sirna sebuah bahgia
terbit cuma kabus berdebu luka
itu pinta hatimu tika bersama
ku terima walau tersiksa jiwa
berakhir segala..
usah menantikan hadirnya waktu
menyingkap kenangan musnah impian
biarkan berlalu dihanyut gelora
tidak ku berpaling pada cinta luka
Saturday, 12 November 2011
Kudiam sepi...
ku diam sepi...
meratap akhirnya sebuah kisah
suatu perjalanan mengejar bahgia
umpama satu coretan novel cinta
terjadi bagaikan khayalan cuma
tiada terlihat begini diakhirnya
akal menduga...
persoalkan segala punca sengketa
pertahankan apa jua diantaranya
namun khilaf bagai bayangan cuma
tiada terlihat oleh pandangan mata
hanya merasai kala lahir nyatanya
harus terima...
biarpun segalanya tiada dipinta
tapi itulah ketentuan diberi Oleh-Nya
luhur hati menerima..pasrah dan redha
mengharap tiada dendam sesama
biarlah berlalu jauh dimamah usia
Thursday, 10 November 2011
Kemaafan ku beri...
kemaafan ku beri...
bukanlah bererti menerima kembali
bukanlah bererti ada kasihku lagi
bukanlah bererti tagih cinta hati
kemaafan ku beri..
tanda pengertian seorang insan
pada kekhilafan mohon kebenaran
merubah kesilapan olehmu teman
moga masih ada sinar kebaikan
lingkaran cahaya keinsafan dirimu
terbuka pintu sesalan hatimu
bukan ku terbaik...
bisa menerima segala sengsara
seperti jua insan merasai duka
memandang indah itulah inginnya
keluh resah pada dugaan menimpa
kadang hilang cahaya pedoman
kadang alpa hikmah sebalik kejadian
bukan ku terbaik..
biarpun lihatmu ketabahan hatiku
menghadapi segala penuh ketenangan
melalui sengsara penuh kedamaian
tapi nyatanya diriku tersiksa lara
hatiku menahan setiap luka sengketa
pada pandangan melihat diriku bahgia
namun sejujurnya diriku meratap hiba
Andainya bisa...
andainya bisa...
ku dakap erat kasih hatimu
ku belai lembut rindu jiwamu
ku usap gemalai cinta sucimu
... namun ku tak bisa...
kasihmu bukanlah untukku
rindumu bukanlah buatku
cintamu bukanlah milikku
ku mengerti...
adanya terbaik untukmu
melebihi keikhlasan hatiku
adanya terutama buatmu
melebihi kesempurnaan jiwaku
ku pasrah...
mendoakan keabadian cintamu
memohon kebahagiaan kasihmu
melalui indah layaran kerinduan
merentasi damai gelora syurgamu
ku dakap erat kasih hatimu
ku belai lembut rindu jiwamu
ku usap gemalai cinta sucimu
... namun ku tak bisa...
kasihmu bukanlah untukku
rindumu bukanlah buatku
cintamu bukanlah milikku
ku mengerti...
adanya terbaik untukmu
melebihi keikhlasan hatiku
adanya terutama buatmu
melebihi kesempurnaan jiwaku
ku pasrah...
mendoakan keabadian cintamu
memohon kebahagiaan kasihmu
melalui indah layaran kerinduan
merentasi damai gelora syurgamu
Friday, 4 November 2011
Usah bertanya - by ~ Sìpújåñggâ Hãtï
Usah bertanya tentang cinta
Masih tiada kepastian bagiku
Biar kini diriku berkabus sepi
Ku tahu suatu masa kan tiba
Terbit sirna membawa rasa
Hadir cinta membelai bahgia
Thursday, 3 November 2011
Bangkit dari lena - by ~ Sìpújåñggâ Hãtï
Bangkit dari lenaku kerna rindumu
Dikejauhan merindui getar suaraku
Tiada tertahan kerinduan hatimu
Diusik indahnya waktu berlalu
Saat ceria siangmu bersamaku
Bagai tercipta kenangan manismu
Hilang lena mataku melayan rindumu
Mesra bicaramu berbunga indah
Dimaya ini bersua kita bersama
Dapat jua merawati hatimu merindu
Walau hanya wajah tanpa suara
Tapi bisa melihat bagai alam nyata
Tingkah jasad bagai berbicara sama
Menyatakan betapa benar bicara kata
Hening malam disirami gerimis
Dingin suasana lembut bayu terasa
Umpama ia merasai perasaan kita
Kerinduan melilit ruangan perasaan
Detar hati ingin bersua bersama
Menahan gelora jiwa menanti waktunya
Hari esok pasti kan terubat rindumu
Bagai janji telah terpatri hari ini
Sejenak ku fikirkan segala ku rasa
Bagaimana terbitnya perasaan dijiwa
Tak ku pinta seperti kini ku rasa
Hadirnya perlahan mengulit asmara
Bagai awan berarak melingkar dunia
Kian menebal kasih hatiku padamu
Mulai tersemai taburan cinta hatimu
Bercambah menjadi tunas bunga cinta
*Notes~..Hatiku..Cintamu~
Dimana nilainya kejujuran - by ~ Sìpújåñggâ Hãtï
Dimana nilainya kejujuran
Andai bicara penuh kepalsuan
Dimana ertinya kesetiaan
Andai tingkah penuh kecurangan
Dimana sucinya ketulusan
Andai pekerti penuh
kepuraan
Tiada nilainya sebuah kejujuran
Jika bicara menyusuri kepalsuan
Tiada ertinya sebuah kesetiaan
Jika tingkah meniti kecurangan
Tiada sucinya sebuah ketulusan
Jika pekerti merentasi kepuraan
Likuan perjalanan sebuah kehidupan
Umpama roda tiada henti berputaran
Penuh onak rintangan menuju keabadian
Bisa merubah laluan arah pendirian
Andainya lemah pada suatu pengertian
Kan bisa melayari terusan kebahagian
Andainya teguh pada suatu pegangan
Tuesday, 1 November 2011
Antara rela dan terpaksa.. - by ~ Sìpújåñggâ Hãtï
Rela seandainya ada secebis rasa
Bisa kusemai menjadi debunga
Pasti mekar indah disuatu masa
Terpaksa kerna tiada terlintas rasa
Sukar kutabur benih debunga
Pasti kan terkulai layu pada akhirnya
Mana harus kuturuti olehnya rasa
Pada kejujuran perasaan dijiwa
Atau kepalsuan mencipta bahgia
Masih kumenduga apa sebaiknya
Demi memujuk hati insan meminta
Demi sejahtera jalinan antaranya
Sekali lagi.. - by ~ Sìpújåñggâ Hãtï
Sekali lagi..
Hadirnya menguntum seulas senyuman
Menapak harapan pada teratak sepi
Kerna ingin hatinya melamar kasihku
Menanti jawapan pada pengharapan
Luahan tulus hasrat hatinya padaku
Menyunting rindu terkunci dihatiku
Ingin memiliki sejati cinta dariku
Menaruh impian bahgia bersamaku
Yakin olehnya akan suci perasaanku
Bisa menyambut lamaran kasihnya
Walau sedar harapan tiada pasti
Namun perasaan meyakinkan hati
Bagai terpukau pada keikhlasan diriku
Tidak mengalah demi kemahuan hati
Tekad dirinya memaut kasih dariku
~Ku melihat kejujuran niat hatinya..
Bersungguh benar inginkan cintaku..
Tapi aku...buntu pada kepastian itu..
Jelma kasihmu - by ~ Sìpújåñggâ Hãtï
Jelma kasihmu bagai terbit mentari
Memancar sinar segenap sepiku
Kembali berseri taman hatiku
Dulu seketika suram tanpa sirna
Kini kerlipan indah hadir menyeri
Bersama taburan benih cinta
Kau bawa gugusan salju rindu
Menyemai cinta dibatas kasihku
Mekar indah dibajai rindu bersatu
Kau padukan janji setia selamanya
Memimpin diriku menuju bahgia
Subscribe to:
Posts (Atom)