Tuesday, 31 January 2012

Indah Rindu Dua Jiwa

indah rindu mu masih setia
meletak hasrat berairmata
lalu bersinar di kelopak rasa
di situ ada tanda kasih
terikat di jiwa merela setia
setulus cinta setia

tika rindu mu bertaut
kasih dan sayang kita
melonjak selautan rasa
ombak membelai jiwa
penuh terlarut mesra
pada cinta dua jiwa
seindah mutiara

bila indah rindu mu
menyapa bahagia
setangkai mawar biru
sentiasa di ribaan
pengikat kata janji
masih terpelihara
indah beriba manja
tika di belai kasih
seindah cinta
kita berdua....

Cheyy...My.
31.Jan.2012@
2101 hrs.

Andai Ku Bisa Menarik Tangkai Nya

Andai ku bisa menarik tangkai nya
akan ku eratkemaskan pegangan
dalam genggaman hati ku
agar daki sumbang akan terbang
tiada resah dan desah menumpang

andai ku bisa menarik tangkai nya
akan ku jaga sekuntum kuntuman
kelopak nya tiada akan terkopak
walau sedikit bintik hitam
berbekas dari sentuhan
leka terlena diam
berlalu

akan ku lenturkan tangkai nya
menjadi garis garis suci
berseri indah di laman seri
tiada tertumpah embun pagi
tiada di sapa sang mentari
di tutup kelopak dengan rapi
embun tiada akan di paksa pergi
andai ku bisa menarik tangkai nya
akan ku jaga ia dalam redha Illahi
indah dan murni....

Cheyy....My.
31.Jan.2012@
1830 hrs.

Rindu

Saja ingin aku nyatakan
hari ini aku melewati satu hari
dengan satu puisi aku lakarkan

engkau mengisi bingkai, di tempat mana yang kureka
satu wajah padanya rindu meraja

: Bintang Kartika - 31 januari, 2012

SEPOHON CINTA BUAT KITA

Ku semai sepohon cinta
ku baja dan kusiram
ku jaga dengan kasih
jua sayang..

Sepohon cinta
subur dan rendang...
buat kita berdua
bersama mematri janji

Sepohon cinta
teguh berdiri dengan indah
sudilah berteduh
dipohon cinta yang teduh
seumpama kasih yang utuh
seteguh cinta tiada rapuh..

Sepohon cinta
buat kita....
selamanya...

Selamat malam sayangku,

Selamat malam sayangku,
bintang menyapamu, mengajak berlari mengejar mimpi yang kau cipta semalam..
Semangat selalu, sayangku,
Buang jauh resah dan gundamu karena hari ini hari yang indah untukmu menyusun langkah;
Rasa hangat ini telah menyusup di bilik-bilik hatiku, meliuk indah di rongga dadaku;
Mencetak senyum kecil nan bermakna..
Ulurkan tanganmu, sayangku mari bersama menyusuri langit asa tak bertepi, lapang dan indah..
Manjakan dirimu dengan asa-asa yang pernah pupus,
Tersenyumlah sayangku, mari kita jemput mimpi yang pernah kita taruh
Letakkan yakin di dadamu, karena Dia sudah menyiapkan rencana indah untuk kita;
Mari kita lalui hari dengan senyum, semangat dan prasangka baik
Selamat malam lamunanku, aku siap menjemputmu

‎**** Adakah Ruang ****

ketika hati penat dengan rahasia
mata terbakar butiran kristal meleleh
rusuk meledak dengan mekarnya batang hati
masih adakah
ruang tersisa
untuk melepas gelombang resah

lantunan aksara Seberkas Cinta Tersisa
"SCT/YON-Jan 31,12"

Malam AnugerahNya

bila mata berbicara
lidah kehilangan kata-kata
merenung ilusi penuh makna
menyingkap semua suara
membulat menjadi Rahsia....
tutuplah mata zahirmu
biar Hatimu terbuka
melihat Cahaya di atas Cahaya
di malam anugerahNya
pada Malam Seribu Bulan

~ MASIH ADAKAH SAYA DI HATI AWAK?...

~ Awak..
saat mentari memancar terang
saya lihat awak yang bersinar
saat saya melihat rembulan malam
saya lihat awak yang bercahaya.

Awak..
saya sedang merindu awak
masih adakah saya di hati awak?

Awak kini entah di mana
saya tahu
rindu saya tidak berpenghujung
bila awak telah pergi
selamanya dari sisi.

Awak...awak dengarkah suara hati saya? ~

~ Selendang Hitam ~
..rusie..
[31/1/2012]

ENGKAULAH NUR MUHAMMAD

Di dalam goa dikedalaman jiwanya,
Ia membaca huruf yang ditulis alam,
Tiap huruf nyimpan berjuta pesan......

Ia membaca kata yang menyimpan
Rekaman terjadinya alam raya beserta isinya
Diiringi Zikir, Tahlil, Tahmid, takbir...
Ia membaca kalimat,
Berisi riwayat hujan telur Taqdir
yang menetas jadi Hidup dan Kehidupan.....

Ia-pun membaca diri sendiri
Tentang darah daging, jantung hati, lorong jiwa
Terukir Kalam Illahi, Qudratullah.....

Ia berulang menonton gelora alam raya
Yang gelombang kibarnya bertuliskan nama dirinya.......
Ia-pun menatap diri sendiri,
Yang didalam-nya terurai petala alam nan mempesona.....

Ia menziarahi jagat fikirnya sendiri,
Tiada limit melampaui jumlah hitungan...
syahidah tiada awal tiada akhir,
Karena sang watu belum lahir.....

Ia tatap segala penjuru,
Disitu Ada Al Goffur ......
Ia tatap segala tempat,
Disana Ada Al- Jabbar........

Ia tatap segala alam gaib,
Semua alam raga,
Seluruh alam rasa,
Disana Ada AL- MALIKULMULKI...

Segera bersujud di sajadah kepasrahan,
Bersurban keikhlasan,
Berjubah Ketaqwaan...

Bacalah hai Muhammad....
Dengan Menyebut Nama Tuhan-mu Yang Menciptakan..... ( Surat Al- ALAQ)

Ya Muhammad,...........
Engkau Rakhmat bagi seluruh Alam..........
Tiada Kuciptakan alam raya kalau bukan karena NUR Muhammad.......

dua cinta

ku termenung menatap sinar matahari yang tak lagi
garang
senja itulah namamu,penuh
warna yang selalu membias
di setiap kutunggu malam ku
kembali

bintang nama seorang gadis yang selalu mengisi hari hariku
dan selalu memaksaku untuk
mencuri waktu di hari hari
kerjaku
ku mengenalnya disaat hidup terasa mati karena terlukai
“cinta ” inilah sembilu yang mengurus keringkan tubuhku
di waktu dulu, ehmm bersambung......